LifestyleUnik

Geram Karena Gaji Tak Naik-naik, Karyawan di AS Bakar Gudang Tisu Milik Kimberly-Clark

Geram karena gaji tak naik-naik, karyawan di AS bakar gudang tisu milik Kimberly-Clark

Seorang karyawan di Ontario kesal dan nekat bakar tempat kerjanya sendiri setelah merasa frustasi dengan kondisi pekerjaan dan gaji yang tak sepadan.

Pria tersebut bernama Chamel Abdulkarim yang berusia 29 tahun ditangkap setelah diduga sengaja membuat kebakaran besar di gudang milik Kimberly-Clark.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 00.30 dini hari di fasilitas seluas lebih dari satu juta kaki persegi.

Api dengan cepat membesar karena banyaknya produk berbahan kertas di dalam gudang, sehingga membuat status darurat enam alarm.

Video yang tersebar di media sosial memperlihatkan seorang pria menyalakan api dengan menggunakan korek pada tumpukan tisu toilet.

Pelaku diketahui bekerja di NFI Industries, perusahaan distribusi pihak ketiga untuk Kimberly-Clark.

Saat ini Abdulkarim ditahan tanpa jaminan atas tuduhan pembakaran (arson) dan dijadwalkan menjalani sidang di pengadilan Racnho Cucamonga pada 9 Apil 2026.

Kejadian ini menampilkan sisi gelap dari tekanan kerja yang sering diabaikan, di tengah tuntutan produktivitas yang tinggi, kesejahteraan karyawan masih menjadi isu sensitif di banyak perusahaan, termasuk di negara maju seperti Amerika Serikat.

Selain kerugian materi yang diperkirakan cukup besar, kejadian ini juga memicu terjadinya luas di media sosial.

Banyak hal yang menyoroti pentingnya perusahaan untuk lebih memperhatikan kesejahteraan pekerja, termasuk kenaikan gaji yang layak dan lingkungan kerja yang sehat.

Baca juga: Penyanyi Rossa merasa diinjak, laporkan puluhan akun penyebar hoaks ke polres