Bank ungkap Fakta Sebenarnya soal Isu Debt Collector Sarwendah
Bank ungkap fakta sebenarnya soal isu debt collector Sarwendah
Pihak bank akhirnya angkat bicara mengenai kabar yang menyebut adanya debt collector yang datang ke rumah Sarwendah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Klarifikasi tersebut diberikan untuk meluruskan informasi yang sempat ramai di media sosial.
Sebelumnya, gosip ramai setelah pihak Sarwendah mengaitkan kedatangan tersebut dengan masalah kredit yang disebut menjadi tanggung jawab mantan suaminya, Ruben Onsu.
Menanggapi kabar tersebut, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, langsung memberikan klarifikasi.
Dalam keterangannya, pihak bank memastikan tidak pernah mengirimkan debt collector ke kediaman Sarwendah.
Mereka menegaskan bahwa tidak ada instruksi penagihan langsung ke rumah seperti yang ramai diberitakan.
“Untuk meyakinkan, kami bertanya juga kepada pihak bank-nya. Ini ada namanya Dimas BCA, ini orang yang mengurusi kredit tersebut bagian penagihan karena sudah masuk kategori tidak lancar. Kami tanya, ‘BCA tidak pernah kirim debt collector kan Bang?” kata Minola.
Menurutnya, pihak bank memastikan tidak pernah memberikan instruksi kepada petugas untuk melakukan penagihan secara langsung ke rumah Sarwendah dan anak-anak.
Ia juga menunjukkan adanya bukti percakapan yang menjadi dasar klarifikasinya.
“Tadi pagi pihak dia bilang, ‘Pagi Bang, sejauh ini dari tim enggak ada ngirim debt collector’. Jadi dari fakta-fakta ini, paling tidak kami sudah ungkapkan satu-dua fakta kebohongan,” jelas Minola.
Tak hanya itu, Minola menegaskan bahwa klarifikasi yang diberikan bukan bertujuan untuk menyerang atau menyudutkan pihak tertentu.
Beliau hanya ingin meluruskan informasi agar masyarakat mendapatkan gambaran yang sesuai dengan fakta.
Selanjutnya, ia juga menyebut bahwa persoalan tersebut berkaitan dengan jejak digital yang nantinya dapat dilihat oleh anak-anak Ruben Onsu dan Sarwendah.
Karena itu, menurutnya penting untuk menjaga agar informasi yang beredar tidak menimbulkan dampak negatif di kemudian hari.