Ruben Bongkar Bukti Soal Rumah Cilandak Usai Klaim Sarwendah
Ruben bongkar bukti soal rumah Cilandak usai klaim Sarwendah
Masalah ini ramai setelah adanya pernyataan mengenai siapa yang bertanggung jawab atas pembangunan dan isi rumah yang di Cilandak.
Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, pihak Ruben Onsu menyampaikan bahwa ada sejumlah bukti transaksi yang menunjukkan kontribusi Ruben dalam proses renovasi rumah.
Bukti tersebut disebut menjadi jawaban atas klaim yang sebelumnya beredar mengenai pembiayaan hunian tersebut.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya memilih membuka fakta karena merasa perlu meluruskan informasi yang dianggap tidak sesuai.
Menurutnya, rumah Cilandak tidak hanya dibangun dari satu pihak saja, melainkan ada peran Ruben dalam memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga.
Dalam keterangannya, Minola menyebut terdapat 47 kali transaksi transfer yang dilakukan Ruben Onsu untuk kebutuhan renovasi rumah.
Total dana yang disebut telah dikeluarkan mencapai sekitar Rp11,3 miliar.
“Itu makanya kami sampaikan kemarin fakta yang mungkin menyakitkan itu bahwa seluruh uang untuk renovasi itu dikeluarkan dan ditransfer oleh Ruben. Dan saya ralat, jumlahnya bukan 41, tapi 47 kali pengiriman. Nilainya tidak ada dusta di antara kita, Rp11,3 miliar sekian,” kata Minola, Kamis 23 Juli 2026.
Baca juga: Kisah Trisno Pas Band, dari kaki bengkak hingga gagal ginjal
Selain biaya renovasi bangunan, pihak Ruben juga mengungkap sejumlah fasilitas yang berada di dalam rumah tersebut.
Salah satunya adalah pemasangan lift yang disebut menelan biaya hingga ratusan juta rupiah.
Ia menyebut terdapat bukti transfer dengan nilai berbeda yang jika dijumlahkan mencapai sekitar Rp504 juta.
“Di rumah itu ada liftnya. Yang bayar biaya liftnya itu senilai Rp504 juta itu adalah Ruben. Ada bukti transfernya, teman-teman. Jadi jangan nanti dibilang ‘aku, aku (yang beli isi rumahnya)’ tapi nggak ada buktinya. Ini kita ada nih Rp120 juta, Rp195 juta, kemudian Rp189 juta. Totalnya Rp504 juta uang lift yang transfer yang bayar Ruben,” katanya.
Tak hanya itu , pihak Ruben menyatakan bahwa perabotan rumah tersebut dibayar menggunakan dana Ruben dengan nilai sekitar Rp3 miliar melalui pembayaran bertahap.
Selain isi rumah, sistem pendingin ruangan atau AC di rumah Cilandak juga disebut menjadi salah satu kebutuhan yang dibiayai oleh Ruben.
Biaya untuk fasilitas tersebut diklaim mencapai sekitar Rp400 juta.