Sarwendah Geram, Rumah Terancam Disita akibat Utang Ruben
Sarwendah geram, rumah terancam disita akibat utang Ruben
Persoalan hukum antara Sarwendah dan Ruben Onsu kembali memanas.
Setelah resmi berpisah, kini keduanya menghadapi sengketa baru yang berkaitan dengan harta bersama.
Kali ini, sebuah rumah yang menjadi hak Sarwendah dikabarkan terancam disita akibat tunggakan kredit yang nilainya mencapai sekitar Rp1,4 miliar.
Kuasa hukum Sarwendah, Jaenudin, membenarkan bahwa dirinya telah ditunjuk untuk menangani perkara tersebut.
Menurutnya, penunjukan dilakukan beberapa hari sebelumnya dan sengaja tidak diumumkan agar proses pendampingan hukum berjalan lebih tenang.
Jaenudin menjelaskan bahwa persoalan berpusat pada pelaksanaan Akta Nomor 39, yakni perjanjian yang mengatur pembagian aset setelah perceraian.
Dalam dokumen itu, rumah di kawasan Bintaro dan Rempoa telah menjadi milik Sarwendah.
Namun, kredit yang melekat pada properti tersebut disebut masih menjadi tanggung jawab Ruben Onsu untuk diselesaikan.
Karena pembayaran diduga tidak dilakukan, pihak bank mulai mengirimkan surat penagihan.
Bahkan, rumah yang kini ditempati Sarwendah disebut beberapa kali didatangi petugas penagihan, sehingga membuat kliennya merasa terganggu dan kehilangan rasa aman di kediamannya sendiri.
Berdasarkan dokumen yang dimiliki tim hukum, outstanding kredit per April 2026 tercatat sekitar Rp1,4 miliar.
Nominal tersebut belum termasuk bunga serta denda keterlambatan yang terus berjalan, sehingga jumlah kewajiban berpotensi bertambah apabila tidak segera diselesaikan.
Atas dasar itu, Sarwendah memilih mengambil langkah hukum. Jaenudin memastikan pihaknya akan lebih dulu mengirimkan somasi kepada Ruben sebagai peringatan resmi agar memenuhi kewajiban sesuai isi perjanjian.
Apabila somasi tidak diindahkan, tim kuasa hukum menyatakan siap mengajukan gugatan ke pengadilan.
Langkah tersebut ditempuh untuk melindungi hak Sarwendah atas aset yang telah disepakati dalam pembagian harta bersama, sekaligus mencegah rumah tersebut jatuh ke tangan bank melalui proses penyitaan atau lelang.