Sarwendah Bantah Tudingan Ambil Rp3 Miliar dari Brankas Ruben
Sarwendah bantah tudingan ambil Rp3 miliar dari brankas Ruben
Nama Sarwendah kembali menjadi ramai setelah sebuah video yang beredar di media sosial mengaitkannya dengan dugaan hilangnya uang Rp3 miliar.
Rekaman tersebut diklaim memperlihatkan dirinya mengambil uang dari brankas yang disebut milik Ruben Onsu.
Kabar itu bermula dari unggahan akun X @KemangiNews. Akun tersebut membagikan video dan menyebutnya sebagai rekaman CCTV lama.
Dalam narasinya, video itu turut dikaitkan dengan Ruben Onsu dan Hotman Paris.
Unggahan tersebut bahkan menuliskan dugaan bahwa Sarwendah mengambil uang dari brankas.
Disebut pula bahwa rekaman tersebut diberikan Ruben kepada Hotman Paris dan berkaitan dengan kerugian mencapai Rp3 miliar.
Isu tersebut kemudian ramai diperbincangkan karena dikaitkan dengan masalah rumah tangga Sarwendah dan Ruben sebelum perceraian
. Video yang belum terverifikasi itu pun menyebar dan memunculkan berbagai tudingan terhadap Sarwendah.
Tidak tinggal diam, Sarwendah akhirnya merespons kabar tersebut melalui Instagram Story.
Ia membantah isi video dan memastikan rekaman yang beredar bukanlah CCTV asli.
Sarwendah menjelaskan bahwa gambar dalam video telah dimanipulasi menggunakan teknologi artificial intelligence atau AI.
Ia menegaskan tidak pernah melakukan aksi mengambil uang seperti yang digambarkan dalam konten tersebut.
“Ada batasnya. Ketika sebuah konten palsu hasil manipulasi AI disebarkan dan diberitakan seolah-olah nyata, itu bukan lagi soal opini atau perbedaan cerita. Itu fitnah,” tulisnya.
Ia juga menilai penyebaran video tersebut telah melewati batas. Sarwendah kemudian mengambil langkah dengan menyerahkan persoalan tersebut kepada kuasa hukum.
Langkah hukum disiapkan bukan hanya terhadap pihak yang menyebarkan konten, tetapi juga media yang memberitakannya tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.
“Saya sudah menyerahkan ini ke kuasa hukum saya untuk ditindaklanjuti secara hukum, termasuk kepada media yang ikut menyebarkan tanpa verifikasi,” tegas Sarwendah.