Gosip

Viral Guru Yasin Gunakan Lipstik Saat Mengajar di Depan Murid

Viral guru Yasin gunakan lipstik saat mengajar di depan murid

Video yang menampilkan guru SD bernama Yasin lagi viral setelah beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, Yasin terlihat mengenakan makeup saat berada di lingkungan sekolah.

Gaya penampilannya kemudian mengundang beragam komentar dari pengguna media sosial.

Yasin diketahui cukup aktif membuat konten di berbagai platform.

Ia kerap memosting video dengan tema komedi, daily vlog, hingga konten random melalui akun TikTok @sin6_0 dan Instagram @y.sin_9.

Perbincangan mengenai dirinya semakin ramai karena statusnya sebagai seorang guru.

Sebagian netizen menilai tenaga pendidik sebaiknya mempertimbangkan penampilan ketika berada di sekolah, terutama karena guru berhubungan langsung dengan siswa.

Di sisi lain, ada pula yang menganggap penampilan tidak bisa menjadi patokan utama dalam menilai kualitas seorang guru.

Kemampuan mengajar dan menjalankan tanggung jawab dinilai lebih penting selama tetap mengikuti aturan yang berlaku.

Yasin kemudian memberikan klarifikasi melalui Instagram pada Jumat, 11 September 2026.

Ia meminta maaf kepada pihak yang merasa kurang nyaman dengan video tersebut dan mengaku memahami bahwa aktivitas seorang guru di media sosial dapat menjadi ramai.

Ia menjelaskan bahwa makeup yang dikenakannya hanya riasan sederhana agar wajah tidak terlihat pucat ketika berada di depan kamera.

Yasin juga membantah anggapan bahwa dirinya memakai gincu atau lipstik. Menurutnya, produk yang digunakan adalah lip serum dari salah satu brand.

Yasin menegaskan tidak pernah bermaksud merendahkan profesi guru maupun mengajak orang lain meniru penampilannya.

Ia juga memastikan bahwa ketika mengajar, dirinya tetap mengarahkan siswa untuk mengikuti ketentuan mengenai penampilan dan perilaku di sekolah.

Diketahui, Yasin merupakan lulusan S1 Art and Design Universitas Negeri Gorontalo (UNG) angkatan 2020.

Viral-nya video tersebut akhirnya membuka perdebatan mengenai batas ekspresi pribadi, norma di sekolah, dan profesionalisme seorang pendidik di tengah derasnya penggunaan media sosial.

Baca juga: 8 Bulan Ruben tak kirim nafkah, Sarwendah bicara biaya sekolah