Amanda Manopo Cerita Jadi Korban Bully, juga Dituduh Narkoba
Amanda Manopo cerita jadi korban Bully, juga dituduh narkoba
Amanda Manopo menceritakan pengalaman kurang menyenangkan yang pernah dialaminya akibat komentar netizen di media sosial.
Aktris yang sekarang menjadi istri Kenny Austin itu mengaku pernah mendapat cibiran karena perubahan berat badan, mulai dari saat tubuhnya terlihat sangat kurus hingga ketika menjalani kehamilan.
Cerita tersebut muncul saat Amanda berbincang dengan Praz Teguh dalam podcast Tuah Kreasi.
Awalnya, Praz menanyakan apakah banyak rekan sesama artis yang penasaran dengan cara Amanda menjaga bentuk tubuhnya.
Namun, jawaban Amanda justru membuka cerita tentang pengalaman menghadapi komentar negatif.
Ia mengungkapkan bahwa tubuhnya pernah menjadi sasaran tuduhan yang tidak menyenangkan ketika berat badannya turun drastis.
Amanda mengingat bagaimana sebagian warganet menganggap tubuhnya yang terlalu kurus sebagai sesuatu yang mencurigakan.
Bahkan, ada komentar yang menuduh dirinya menggunakan narkoba hingga membawa-bawa akun Badan Narkotika Nasional (BNN).
Padahal, kondisi fisiknya saat itu memang terlihat sangat kurus sampai tulang-tulang tubuhnya tampak jelas.
Situasi tersebut membuat perubahan penampilannya menjadi bahan perbincangan di media sosial.
Parahnya, komentar negatif tidak berhenti ketika berat badannya mulai bertambah. Amanda mengaku kembali menerima perundungan karena dianggap terlalu gemuk.
Ia juga mengalami hal serupa saat hamil. Meski mendapat cibiran lagi, Amanda memilih menanggapinya dengan lebih santai dan tidak ingin terlalu terbebani oleh perkataan orang lain.
Setelah melahirkan, Amanda mengatakan kondisi tubuhnya perlahan mulai kembali seperti semula.
Meski begitu, ia tidak memiliki keinginan untuk kembali menjadi sangat kurus seperti sebelumnya.
Baginya, kesehatan jauh lebih penting daripada mengikuti standar kecantikan yang dibentuk oleh komentar netizen
Ia ingin menjalani proses pemulihan secara bertahap sambil memastikan kondisi tubuhnya semakin sehat.
Pengalaman Amanda memperlihatkan bahwa perubahan fisik sering kali menjadi sasaran penilaian publik, bahkan ketika seseorang sedang melewati fase penting dalam hidupnya.
Ia pun memilih untuk lebih fokus pada dirinya sendiri daripada terus berusaha memenuhi ekspektasi orang lain.