Dewi Perssik Sebut Aceh Sebagai Daerah yang “terlalu berisik” dibandingkan Jember
Dewi Perssik sebut Aceh sebagai daerah yang “terlalu berisik” dibandingkan Jember
Seorang penyanyi dangdut Dewi Perssik ramai diperbincangan oleh netizen usai pernyataannya soal banjir di Aceh saat melakukan siaran langsung di platform TikTok.
Dalam tayangan tersebut, Dewi Persik menyebut Aceh sebagai daerah yang “terlalu berisik” dan membandingkannya dengan wilayah Jember serta Lumajang yang juga terdampak bencana, namun menurutnya belum mendapat kunjungan presiden.
“Masih mending kamu didatengin Aceh sama presiden tiga kali. Kita Lumajang Jember belum didatangin, tapi nggak berisik,” kata Dewi Perssik.
Ia turut mengemukakan pandangan pribadi bahwa Presiden Prabowo idealnya menjabat sebagai Presiden seumur hidup.
Ucapan itu langsung membuat beberapa agam respons dari netizen dan menjadi bahan perbincangan luas di media sosial.
“Di katain berisik sama yg masih bisa tampil di tv, gak kehilangan keluarga, rumah, karena bencana, hati itu terbuat dari apa,” ketik @raa.
“gak berisik karena masih bisa tampil di tv,” ketik netizen.
“Dikatain berisik sama orang yg selalu berisik sama urusan orang lain,” kata @anak bungsu.
“Bisa bisanyaa dibilang berisik (emot sedih) parah banget,” kata @sadhore4.
“Orang yang tidak merasakan penderitaan tidak akan tahu bagaimana rasanya menderita,” ketik netizen.
“Lumajang ngga ada seperti sepernya dengan aceh, lumajang cuma bencana kecil hal ini di sumatera kena 3 provinsi,” ketik @LM10.
Wanita pemilik goyang gergaji ini lahir dengan nama Dewi Murya Agung pada 16 Desember 1985 di Jember, Jawa Timur. Ia merupakan anak terakhir dari pasangan Mochammad Aidil dan Sri Muna.
Dewi Perssik diketahui mengawali kariernya sebagai seorang penyanyi dangdut keliling di daerah kelahirannya yaitu Jember, Jawa Timur.
