Emmanuel Macron Desak Uni Eropa Balas Sektor Digital AS
Emmanuel Macron Uni Eropa balas sektor Digital AS
Presiden Prancis, Emmanuel Macron, telah menginstruksikan para menterinya untuk mendesak Uni Eropa dalam mempertimbangkan langkah balasan terhadap sektor digital Amerika Serikat.
Setelah Presiden Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif tambahan terkait regulasi teknologi dan pajak.
Menurut seorang pejabat pemerintah Prancis yang senior.
Dalam rapat kabinet mingguan pada Rabu, Presiden Prancis mengatakan Eropa “Tidak boleh mengesampingkan untuk meninjau sektor digital”
Setelah serangan Trump pada Senin, menurut pejabat tersebut yang diberi anonamitas untuk membahas topik sinsitif.
“Uni Eropa memiliki defisit perdagangan besar dengan Amerika Serikat, kita perlu fokus pada hal ini,” ucap Macron.
Trump mengancam pada Senin untuk memperlukan arif tambahan terhadap negara-negara yang menurut pandangannya, aturan digitalnya mendiskriminasi perusahaan Amerika.
Hal ini terjadi beberapa minggu setelah Washington dan Brussles menandatangani kesepakatan perdagangan yang menetapkan tarif dasar 15 persen untuk ekspor UE ke AS.
Kedua belah pihak baru menerbitkan pernyataan bersam yang mengesankan kesepatakan tersebut pekan lalu.
Dan serangan verbal terbaru Trump menjadi kejutan yang tidak menyenangkan bagi pejabat UE.
Pemerintahan Trump telah selama berbulan-bulan mengkritik buku aturan digital UE.
Dengan klaim bahwa UU Layanan Digital dan UU Pasar Digital masing-masing menyensor warga AS dan secara tidak adil menargetkan perusahaan AS.
Prancis telah lama berada di baris depan seruan Eropa untuk mengambil sikap yang lebih keras terhadap Trump dalam hal perdagangan.
Namun, mayoritas negara UE tidak memiliki niat untuk meluncurkan perang dagang skala penuh, sehingga Brussels sejauh ini menahan diri dari memberlakukan tindakan balasan tarif atau mengaktifkan alat dagang andalannya, Anti-Coercion Instrumenrt.
Baca juga: Menteri Australia Usir Dubes Iran