Celeb

Ferry Irwandi Putuskan Tak Membuka Kembali Dana untuk Korban banjir di Sumatera

Ferry Irwandi putuskan tak membuka kembali dana untuk korban banjir di Sumatera

Seorang konten kreator Ferry Irwandi memutuskan untuk tidak membuka kembali penggalangan dana bagi korban banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatera setelah hampir sebulan terjun langsung ke lokasi bencana.

Keputusan itu diambil karena kondisi fisik yang ia rasakan sudah tidak lagi memadai untuk melanjutkan kegiatan tersebut.

Ia menyampaikan permintaan maafnya kepada publij yang sempat berharap ia akan kembali membuka donasi.

Ia menjelaskan bahwa “Saya minta maaf kepada teman-teman yang berharap saya bisa buka donasi lagi. Saya pengen banget, tapi kondisi kesehatan dan fisik saya sudah tidak lagi memadai,” katanya, melalui platform Instagram miliknya.

Ferry juga menambahkan bahwa perjalanannya selama lebih dari 20 hari menyusuri sejumlah titik bencana yang sulit di jangkau telah sangat menguras tenaga.

Menurutnya, hal itu bisa merugikan banyak orang karena hasil penyaluran bantuan tidak akan optimal.

Ia jua mengajak masyarakat yang masih ingin membantu korban bencana untuk menyalurkan donasi melalui kampanye penggalangan dana lain masih aktif di paltform seperti Kitabisa.

“Jangan khawatir teman-teman, masih banyak penggalangan dana yang lain. Bisa di paltform Kitabisa atau paltform yang lain. Tinggal kalian cari saja yang terbaik yang bisa kalian percayai,” kata Ferry.

Tak hanya itu, Ferry juga memastikan bahwa seluruh dana sebesar Rp 10,3 miliar yang dikumpulkan melalui campaign di Kitabisa telah dialokasikan sepenuhnya untuk para korban bencana.

“Saya informasikan kepada teman-teman semua bahwa dana yang kita kumpulkan di campaign Bersama Kitabisa sebesar Rp 10,3 miliar, semuanya sudah teralokasikan,” katanya.

Di penutupan, Ferry menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama proses penyaluran bantuan dan berterima kasih atas dukungan serta kepercayaan publik.

Baca juga: Heboh seorang pria pamer benda mirip pistol dan ternyata korek api