CelebKesehatan

Lula Lahfah Meninggal Dunia, Penyebab Wafatnya Diduga GERD dan Pembengkakan Usus

Lula Lahfah meninggal dunia, penyebab wafatnya diduga GERD dan pembengkakan usus

Seorang selebgram Lula Lahfah meninggal dunia 23 Januari 2026. Kabar tersebut ramai berasal dari salah satu tim Reza Arab.

Beliau menyebut bahwa Lula Lahfah ditemukan dalam kondisi kaku di rumahnya.

Kabar tersebut semakin ramai setelah sejumlah sahabat Lula Lahfah menunjukkan tanda duka di media sosialnya.

Hassan Alaydrus memosting foto yang berlatar hitam. sementara Caitlin Halderman dan beberapa rekan lainnya menuliskan komentar bernada sedih di postingan terakhir Lula Lahfah dengan emoji menangis.

Tak hanya itu, Reza Arap, kekah Lula, membatalkan penampilan Weird Hgenius pada Jumat malam 23 Januari 2026.

Dari pernyataan resmi, Weird Genius menyampaikan bahwa pembatalan tersebut dilakukan karena adanya kabar duka yang menimpa salah satu personelnya, sehingga kondisi tidak memungkinkan untuk tidak tampil di atas panggung.

Berikut, penyebab meninggalnya selebgram Lula Lahfah itu masih belum di pastikan dan masih dalam proses penyidikan pihak yang berwenang.

Namun, dugaan sementara mengarah pada kondisi kesehatan yang diderita Lula, yaitu GERD juga pembengkakan pada usus.

Baca juga: Inul Daratista dilarikan ke RS setelah jatuh dari toilet, dokter menemukan bakteri di tubuhnya

Lula Lahfah yang berusia 26 tahun itu diketahui sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di kamarnya.

Pada awal tahun 2026, ia sempat dirawat akibat sejumlah gangguan kesehatan, termasuk GERD dan pembengkakan usus.

Kondisi tersebut juga pernah beliau sampaikan secara terbuka melalui akun media sosialnya.

Postingan tersebut membuat banyak pertanyaan dari netizen soal kondisi kesehatannya.

Menanggapi hal tersebut, ia menjelaskan bahwa dirinya mengalami berbagai masalah medis yang memerlukan penanganan khusus.

“Emang kakaknya sakit apa?” tulis netizen.

“Borongan, ISK, gerd, usus bengkak, batu ginjal, radang,” jawab Lula Lahfah.

Penyakit GERD merupakan kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan secara berulang, sehingga dapat menimbulkan rasa nyeri atau sensasi terbakar ke area dada.

Jika tidak ditangani dengan baik, maka kondisi tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada dinding kerongkongan.