Lifestyle

Pedagang Es Gabus Mengaku Dihina Anggota Polri TNI Menuduh Berbahan Spons

Pedagang es gabus mengaku dihina anggota Polri TNI menuduh berbahan spons

Seorang Kakek tua yang berjual es gabus bernama Suderajat mengaku mengalami perlakukan tidak menyenangkan setelah dituduh es berbahan spons.

Kejadian tersebut terjadi di Kemayoran, Jakarta Pusat, dan videonya viral di berbagai platform.

Dal;am video tersebut yang tersebar, es gabus milik kakek Suderajat tampak diremas dan dibejek oleh oknum aparat.

Ia juga dipaksa mencicipi es tersebut. Tuduhan itu belakangan terbukti tidak benar.

Suderajat mengungkapkan, kejadian tersebut membuatnya trauma dan takut kembali untuk berjualan lagi.

“Es saya dibejek, saya ditonjok, ditendang, kata Suderajat saat diwawancarai.

Polisi memastikan es gabus yang dijual Suderajat tidak mengandung spons dan aman dikonsumsi berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Dokkes Polda Metro Jaya dan Laboratorium Forensik Polri.

Kasus tersebut ramai dan membuat emosional publik. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi viral tanpa klarifikasi, juga menegaskan penanganan pedagang kecil harus dilakukan secara manusiawi dan sesuai prosedur.

Kemudian Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras memberikan bantuan berupa sepeda motor dan modal usaha kepada Suderajat.

Abdul berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menunjang keberlangsungan usaha Suderajat ke depan.

Suderajat menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterimanya dan menyatakan niat untuk menjadi berjualan.

Namun, ia mengaku masih khawatir akan reaksi masyarakat akibat pemberitaan yang sempat viral.

Lalu Abdul memastikan bahwa Suderajat dalam kondisi yang aman dan dapat kembali berdagang seperti biasa

Baca juga: Perjalanan karier Ayu Laksmi yang meraih pengakuan di industri film Indonesia