Seorang Pria Tegur Beberapa Perokok Dijalanan, Tapi Malah jadi Keroyokan di Kawasan Palmerah
Seorang pria tegur beberapa Perokok dijalanan, tapi malah keroyokan di kawasan Palmerah
Seorang pria dilaporkan mengalami ancaman fisik setelah menegus beberapa orang pengendara yang lagi merokok saat berkendara di kawasan Palmerah.
Kejadian itu terjadi ketiak korban mengingatkan para pengendara agar tidak merokok di jalan karena dapat membahayakan pengguna jalan lain.
Merokok saat berkendara dinilai bukan persoalan sepele. Abu rokok yang beterbangan berpotensi mengenai mata pengendara di belakangnya, sementara asap rokok juga dapat mengganggu orang lain yang tidak nyaman dengan baunya.
Namun, teguran itu justru membuat ancaman negatif. Korban disebut mendapatkan intimidasi dari beberapa pria yang tidak terima ditegur.
Dalam kejadian itu juga, seorang oknum pengemudi ojek online juga diduga ikut membela para perokok dan terlibat dalam tindakan intimidasi.
Oknum tersebut dilaporkan merusak sepeda motor korban dan diduga melakukan kontak fisik dengan memukul korban, bahkan memaksa korban untuk menghapus video yang mereka, kejadian tersebut.
Kejadian ini dinilai ironi, karena hal kecil yang sebenarnya bisa dikendalikan justru berkembang menjadi tindakan yang mengarah ke kekerasan.
Banyak pihak mengingatkan pentingnya kesadaran bersama untuk tidak merokok saat berkendara demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan lain, serta menghormati hak setiap orang untuk mendapatkan udara yang bersih di ruang publik.
Selanjutnya, ngerokok adalah kebiasaan yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Roko mengandung lebih dari 70 zat karsinogetik yang dapat menyebabkan kanker paru-paru, mulut, tenggorokan, dan organ lainnya.
Roko juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, termasuk serangan jantung, stroke, dan gagal jantung.
Tak hanya itu, merokok dapat menyebabkan penyakit paru-paru kronis, seperti kronik obstruktif penyakit paru-paru (COPD).
Baca juga: Akhirnya Aurelie Moeremans resmi jadi Ibu, lahirannya anak pertama di Amerika
