Kesehatan

Seorang Studi Mengungkapkan Soal Kebiasaan Sederhana yang Bikin Umur Panjang

Seorang Studi mengungkapkan soal kebiasaan sederhana yang bikin umur panjang

Studi mengatakan bahwa perubahan kecil dalam rutinitas harian dapat berdampak besar terhadap usia harapan hidup.

Dengan menambah waktu bergerak dan tidur, juga mengurangi durasi duduk setiap hari, terbukti berkaitan dengan penurunan risiko kematian dini.

Ada dua studi dalam jurnal medis internasional yang menunjukkan bahwa kebiasaan sederhana, seperti menambah aktivitas fisik hanya beberapa menit per hari atau mengurangi waktu duduk hingga setengah jam, berpotensi mencegah sekitar seperlima dari total kematian.

Perubahan itu dinilai realistis dan mudah diterapkan oleh banyak orang.

Hasil riset memperlihatkan bahwa tambahan lima menit aktivitas fisik dengan intensitas sedang, seperti berjalan cepat.

Itu sudah dapat menurunkan risiko kematian sekitar 10 persen pada orang dewasa yang sebelumnya aktif rata-rata 17 menit per hari.

Jika durasi tersebut ditingkatkan menjadi 10 menit tambahan, penurunan risikonya bisa mencapai sekitar 15 persen.

Manfaat yang sama juga terlihat pada kelompok yang cenderung kurang bergerak.

Pada seseorang yang hanya melakukan aktivitas fisik ringan sekitar dua menit per hari, penambahan lima menit aktivitas sedang dikaitdan dengan penurunan risiko kematian sekitar 6 persen.

Sementara itu, tambahan 10 menit aktivitas dapat menurunkan risiko hingga sekitar 9 persen.

Informasi ini menegaskan bahwa langkah kecil dalam memperbaiki gaya hidup sehari-hari dapat memberikan dampak signifikan bagi kesehatan jangka panjang dan peluang hidup lebih lama lagi.

Baca juga: Mengenal Leonika Sari Njoto Boedioetomo yang menyambungkan pada pendonor darah