Lifestyle

ART Nur Belum Siap Kerja Lagi, Trauma dari Kasus Erin Wartia

ART Nur belum siap kerja lagi, trauma dari kasus Erin Wartia

Masalah antara Erin Wartia dengan mantan asisten rumah tangganya (ART) bernama Nur masih terus berjalan.

Kali ini, Nur menempuh jalur hukum dengan mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap mantan majikannya tersebut.

Dalam gugatan itu, Nur meminta pertanggungjawaban dengan nilai tuntutan mencapai Rp1 miliar.

Namun, di balik proses hukum yang sedang berjalan, Nur masih belum siap kembali bekerja setelah pengalaman yang dialaminya bersama Erin Wartia meninggalkan rasa trauma.

Sampai saat ini, Nur masih memilih untuk beristirahat karena belum merasa cukup kuat untuk menjalani pekerjaan baru.

Ia menyebut kejadian tersebut masih terbayang hingga membuat kondisi mentalnya belum sepenuhnya pulih.

Kembali bekerja setelah mengalami masalah bukan hal yang mudah, hal tersebut juga dirasakan oleh Nur yang masih merasa takut dengan kejadian sebelumnya.

Ia membutuhkan waktu untuk mengembalikan rasa percaya diri sebelum memulai aktivitas seperti biasa.

Bukan karena kehilangan keinginan untuk mencari penghasilan, tetapi karena masih ada rasa khawatir yang belum sepenuhnya hilang.

“Kalau mau kerja itu kayak mikir-mikir lagi nanti gimana, nanti dapet bos yang nggak baik lagi, akhirnya dapat perlakuan yang kayak gitu lagi,” katanya.

Trauma dari lingkungan kerja yang tidak menyenangkan dapat memberikan pengaruh besar terhadap seseorang.

Rasa takut, cemas, dan kehilangan kepercayaan bisa muncul ketika harus menghadapi situasi yang mengingatkan pada kejadian sebelumnya.

“Ya kalau masalah itu pasti masih ada rasa takut, ada rasa cemas, karena kan keinget lagi ancaman-ancamannya. Cuma saya usahain semoga semuanya saya bisa,” kata Nur.

“Yang masih dirasakan ketakutan itu ancaman mau dilaporin saya ke polisi, terus ancaman mau dilaporin suami saya juga, katanya buronan,” tambahnya.

Saat ini, Nur lebih memilih fokus menenangkan diri dan memulihkan kondisi setelah melalui masa sulit.

Ia berharap ke depannya bisa mendapatkan pekerjaan dengan suasana yang lebih baik serta lingkungan yang menghargai pekerja.

Baca juga: Giorgio Antonio tak terima dituding, siap bawa kasus ke Polisi