Gosip

Kriteria Pasangan Elly Sugigi Jadi Ramai, Tak Mau sama Pria Jelek

Kriteria pasangan Elly Sugigi jadi ramai, tak mau sama pria jelek

Ucapan Elly yang mengaku enggan memiliki pasangan dengan penampilan yang menurutnya kurang menarik langsung menjadi viral di media sosial.

“Aku enggak mau sama cowok jelek. Bukan menghina ya. Tapi aku cari yang ganteng untuk memperbaiki keturunan. Lihat saja anak-anakku, ganteng dan cantik kan? Karena bapak mereka juga cakep,” ungkapnya, pada Jumat 3 Juli 2026.

Pernyataan tersebut muncul saat Elly berbincang mengenai kehidupan asmaranya. Ia mengaku kini lebih memilih dalam pasangan dibandingkan beberapa tahun lalu.

Pengalaman menjalani sejumlah hubungan membuat belajar bahwa memilih pendamping hidup tidak dapat dilakukan secara terburu-buru.

Meski dikenal sebagai sosok yang humoris, Elly berbicara cukup serius ketika membahas soal pasangan.

Ia mengatakan memiliki standar tertentu, termasuk soal penampilan. Menurutnya, ketertarikan secara fisik tetap menjadi salah satu hal yang penting dalam sebuah hubungan.

Namun, Elly menegaskan bahwa penampilan bukanlah satu-satunya faktor yang ia pedulikan.

Baginya, pria yang baik juga harus memiliki sikap dewasa, bertanggung jawab, pekerja keras, dan tidak bergantung pada penghasilan.

“Cari yang jangan morotin aku. Misalkan dia cuma punya duit segini tapi dia mau kerja sama-sama aku, jualan makanan kek, yang penting dia terima aku apa adanya, tapi dia ganteng,” katanya.

Pengakuan itu langsung mengundang berbagai komentar dari netizen.

Ada yang menganggap pernyataan Elly terlalu blak-blakan, namun tidak sedikit pula yang menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar.

Menurut mereka, setiap orang memiliki hak untuk menentukan standar dalam memilih pasangan hidup.

Sebagian netizen bahkan berpendapat bahwa perempuan juga berhak memiliki kriteria pasangan, sama seperti laki-laki.

Selama pilihan tersebut tidak menjelaskan kepada orang lain, hal itu dianggap sebagai bagian dari preferensi pribadi.

Baca juga: Ruben Onsu ajukan gugatan hak asuh, Sarwendah sangat kecewa