Gosip

Nama Betrand Terseret Dugaan Kasus TPKS, Sarwendah Sedih

Nama Betrand terseret dugaan kasus TPKS, Sarwendah sedih

Sarwendah memilih berhati-hati dalam menyikapi kabar yang mengaitkan Betrand Peto dengan dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Di tengah ramainya pemberitaan tersebut, Sarwendah disebut merasakan kesedihan sebagai seorang ibu yang harus menghadapi persoalan yang turut membawa nama putra angkatnya.

Kondisi Sarwendah disampaikan oleh tim kuasa hukumnya, Pablo Benua dan Chris Sam Siwu, dalam konferensi pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat 2 Oktober.

Pablo menyebut Sarwendah masih mengikuti perkembangan isu yang beredar, terutama melalui media sosial.

Menurut Pablo, Sarwendah tidak menutup mata terhadap pemberitaan mengenai Betrand, ia bahkan mengaku sedih ketika ditanya mengenai kabar yang sedang ramai menjadi perhatian publik.

Pablo mengatakan perasaan tersebut sangat wajar mengingat hubungan Sarwendah dengan Betrand selama ini cukup dekat.

Situasi keluarga yang kemudian berkembang menjadi sorotan publik membuat posisi Sarwendah menjadi semakin rumit.

Chris Sam Siwu menambahkan bahwa kliennya menghadapi kondisi serba salah, ketika memberikan dukungan.

Sarwendah berpotensi mendapat kritik, sedangkan keputusan untuk tidak berbicara juga dapat memunculkan pertanyaan dari masyarakat.

“Klien kami Sarwendah serba salah ya. Dia mau support nanti dibilang salah, dia diam juga sebagian bilang, ‘Kok kenapa enggak ngomong?’ gitu. Kalau disuruh ngomong dibilang, ‘Ah, pura-pura’,” kata Chris.

Atas pertimbangan tersebut, Sarwendah disebut memilih mengurangi komentar di ruang publik.

Pihak kuasa hukum menilai sikap diam diperlukan agar pernyataan yang keluar tidak kembali dipelintir dan menimbulkan persoalan baru.

Chris juga menegaskan bahwa sebagai seorang ibu, Sarwendah tetap memberikan dukungan kepada anaknya.

Namun, ia tidak ingin sikap tersebut justru menjadi bahan spekulasi di tengah proses hukum yang sedang berjalan.

Mengenai kemungkinan isu Betrand berkaitan dengan gugatan hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Chris belum mau memberikan jawaban secara rinci.

Ia menjelaskan bahwa persidangan berlangsung tertutup sehingga materi perkara belum dapat disampaikan kepada publik.

Baca juga: Jennifer Coppen geram dituding Provokasi netizen Malaysia