Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi
Pelaku penembakan di acara Gedung Putih Donald Trump ternyata guru berprestasi
Kejadian penembakan di acara malam koresponden Gedung Putih yang dihadiri oleh Presiden AS Donald Trump mengungkap fakta yang mengejutkan.
Tersangkanya, Cole Tomas Allen yang berusia 31 tahun, diketahui merupakan seorang guru berprestasi dengan latar belakang akademik cerdas.
Allen bekerja sebagai pengajar di C2 Education dan pernah meraih predikat “teacher of the month” pada bulan Desember 2024.
Ia juga lulusan California Institute of Technology (Caltech) jurusan teknis mesin, serta menyelesaikan studi megister ilmu komputer pada tahun 2025.
Dalam profil profesionalnya, Allen menyebut dirinya sebagai insinyur, ilmuwan komputer, pengembang gim, sekaligus guru.
Ia juga telah mengajar paruh waktu sejak tahun 2029.
Kejadian itu terjadi pada Sabtu 25 Aril 2026. Allen diduga menerobos pos pemeriksaan keamanan sebelum melaksanakan tembakan.
Saat kejadian, ia membawa senapan, pistol, dan beberapa pisau. Satu petugas keamanan dilaporkan terluka, namun selamat berkat rompi antipeluru dan segera mendapat penanganan medis.
Presiden AS Donald Trump yang berada di lokasi langsung dievakuasi. Ia menyebut pelaku sebagai “serigala tunggal” dan memastikan bahwa tersangka telah diamankan.
Ketiak ditanya apakah dirinya menjadi target. Trump menjawab, “Saya kira begitu.”
Namun, menurut keterangan kepada aparat, Allen mengaku menargetkan “pejabat pemerintahan” secara umu, bukan presiden secara spesifik.
Rekan-rekan Allen menggambarkannya sebagai pribadi yang sangat cerdas, pendiam, dan tidak menonjol.
Ia bahkan sebut memiliki kemampuan luar biasa di bidang sains dan matematika.
Seorang kenalan lamanya mengaku terkejut dengan kejadian itu, sementara mantan rekan menyebut Allen sebagai sosok yang tidak perlu belajar keras karena kecerdasannya di atas rata-rata.
