Celeb

Sarah Gibson Jalani Co-Parenting Meski Pernikahannya Berakhir

Sarah Gibson jalani Co-Parenting meski pernikahannya berakhir

Rumah tangga Sarah Alana Gibson dan Diska Resha Putra telah resmi bercerai.

Keputusan itu diambil Sarah setelah membongkar dugaan perselingkuhan sang suami dengan perempuan yang berinisial C.

Kabar tersebut terungkap melalui postingan di akun Instagram pribadinya Sarah yang kemudian ramai di medsos.

Dalam postingan tersebut, Sarah membagikan tanggapan layar percakapan dengan Diska melalui WhatsApp.

Meskipun bercerai, Sarah mengaku rasa sayangnya belum benar-benar hilang.

Dalam pesan yang ia tulis kepada Diska, ia tetap mengingat berbagai kebaikan yang pernah diterimanya selama menjalani rumah tangga.

“Maafkan aku dengan segala kekuranganku. Terima kasih banyak ya Diska sayang, atas segala kasih sayang yang kamu berikan sama aku.”

“Sebenarnya, aku pengin ketemu dan peluk kamu karena biar gimanapun aku sampai kemarin emang cinda dan sayang sama kamu,” tulis Sarah, Kamis 2 Juli 2026.

Baca juga: Ruben Onsu akhirnya ungkap doa di Ka’bah, benarkah soal anak?

Namun, ia juga mengaku sangat kecewa. Menurutnya, dugaan perselingkuhan menjadi alasan utama ia memilih mengakhiri hubungan rumah tangga mereka.

“Aku cuma sangat menyayangkan, perilaku kamu seperti ini, punya wanita lain dan menjalin hubungan di belakang aku,” tambahnya.

Sarah juga mengatakan meskipun ia dan mantan suaminya berakhir, hubungan ayah dan anak tidak boleh terputus.

Ia menegaskan tidak akan melarang Dista bertemu putri mereka, Alora.

Justru, ia berharap keduanya bisa menjalani co-parenting agar Alora tetap tumbuh dengan kasih sayang dari kedua orang tuanya.

“Untuk Alora Insya Allah aku sama kamu bisa co-parenting dan berikan kasih sayang yang utuh buat dia. Aku nggak akan pernah melarang kamu ketemu Alora,” kata Sarah.

Sikap saling menghormati menjadi fondasi utama agar proses pengasuhan bersama dapat berlangsung dengan baik.

Sarah juga menilai bahwa co-parenting bukan sekadar membagi jadwal bertemu anak.

Lebih dari itu, pola pengasuhan ini membutuhkan komitmen untuk saling mendukung dalam setiap tahap perkembangan anak, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan emosional.

Langkah yang diambil Sarah mendapat respons positif dari banyak masyarakat.

Tidak sedikit yang melihat keputusan tersebut sebagai bentuk kedewasaan dalam menghadapi perubahan hidup.

Meski perpisahan tidak pernah menjadi pilihan yang mudah, ia berusaha memastikan bahwa anak tetap merasakan kasih sayang dari kedua orang tuanya.