Kesehatan

Jorok, Produksi Ikan Asin di Kalibaru Banyak Tumpukan Sampah di Sekelilingnya Memunculkan Bau Menyengat

Jorok, produksi ikan asin di Kalibaru banyak tumpukan sampah di sekelilingnya memunculkan bau menyengat

Tumpukan sampah di kawasan sentra produksi ikan asin di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.

Kondisi itu membuat bau menyengat yang dikeluhkan warga sekitar karena mengganggu aktivitas sehari-hari serta proses produksi.

Sampah terlihat berserakan di area pengolahan ikan asin.

Bahkan juga, sebagian limbah dilaporkan masuk hingga ke lokasi pengeringan ikan, sehingga mencemari lingkungan produksi.

Seorang pekerja di tempat pengeringan ikan asin yang bernama Syamsi usia 45 tahun, mengatakan bau dari tumpukan sampah tersebut sangat mengganggu aktivitasnya.

“Ya baunya, udah kayak apa tahu. Kita warga sini kayak apa tahu. Apalagi jemur ikan keganggu mau angkat-angkat sama sampah ini nih,”katanya, Selasa 7 April 2026.

Berbagai jenis limbah ditemukan di lokasi mulai dari plastik, sisa makanan, hingga barang bekas.

Kondisi itu dinilai mengganggu proses produksi dan berpotensi memengaruhi kualitas ikan asin yang dihasilkan.

“Saya ngerasa keganggu, ngerasa kebauan gitu. Soalnya kalau misalkan ada pembeli kan namanya deket tempat sampah, ya apalagi sampahnya berserakan kayak gini ya, kayak ngerasa keganggu aja, enggak rapi kelihatannya,” katanya.

Lingkungan yang semakin padat membuat warga khawatir terhadap dampak kesehatan serta penurunan mutu produksi.

Warga berharap ada langkah cepat dari pihak terkait agar kawasan serta ikan asin Kalibaru dapat kembali bersih dan aktivitas masyarakat berjalan dengan normal.

Baca juga: Vokalis Rusia, Yaroslav menunjukkan kemampuan dengan pecahkan gelas kaca menggunakan suaranya