Gosip

Doktif Bela Denny Sumargo yang Terseret Dalam Kasus Richard

Doktif bela Denny Sumargo yang terseret dalam kasus Richard

Sidang perkara Richard Lee terkait dugaan pelanggaran hak konsumen dan Undang-Undang Kesehatan kembali digelar di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, pada 13 Agustus 2026.

Dalam agenda persidangan kali ini, nama Denny Sumargo ikut terseret setelah konten podcast bersama Doktif menjadi bagian dari pembahasan.

Tim kuasa hukum Richard Lee membawa tayangan podcast Denny Sumargo dan Dokter Detektif sebagai salah satu bukti dalam persidangan.

Mereka menilai percakapan dalam video tersebut dapat mendukung argumen yang disampaikan kepada majelis hakim.

Dalam podcast itu, Doktif terlihat memperlihatkan produk White Tomatoes dan meminta Denny Sumargo membacakan komposisi yang tertera pada kemasan.

Produk tersebut kemudian menjadi sorotan ketika dibahas kembali dalam ruang sidang.

Pihak Richard Lee mempertanyakan kondisi satu kotak White Tomatoes yang pernah ditampilkan dalam podcast tersebut.

Mereka menemukan bahwa kemasan produk sudah dalam keadaan terbuka sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai asal dan kondisi barang bukti.

Kuasa hukum Richard Lee, Faizal Hafied, kemudian melayangkan kritik terhadap keterangan Doktif.

Ia menduga terdapat ketidaksesuaian antara penjelasan yang diberikan dengan kondisi barang yang ditampilkan.

“Hei, hei, kamu ketahuan bohong lagi!” kata Faizal saat menyampaikan keberatannya dalam persidangan.

Baca juga: Doktif jelaskan alasan cabut salah satu poin BAP Richard Lee

Mendapat tudingan tersebut, Doktif langsung memberikan klarifikasi mengenai produk White Tomatoes yang dibawanya saat tampil di podcast Denny Sumargo.

Ia menyebut barang tersebut tidak seluruhnya berasal dari pembelian pribadi.

Doktif menjelaskan bahwa dirinya memang pernah membeli produk White Tomatoes satu kali saat produk tersebut sedang ramai diperbincangkan.

Namun, sebagian produk lain yang dimilikinya berasal dari pemberian pasien yang datang ke kliniknya.

Menurut Doktif, sejumlah pasien memberikan produk tersebut karena merasa mengalami dampak setelah menggunakannya.

Hal itu kemudian menjadi salah satu alasan dirinya melakukan penelusuran dan memberikan ulasan terhadap produk tersebut.

“Saya hanya membeli produk White Tomatoes milik DRL satu kali, Yang Mulia. Saat itu produknya sedang viral. Setelah itu ada pasien di klinik yang memberikan produk karena merasa menjadi korban,” jelas Doktif.