InternationalTeknologi

Negara Mana, Paling Banyak Pakai ChatGPT? Ini Daftar 5 Teratas

Negara mana, paling banyak pakai ChatGPT? Ini daftar 5 teratas

Penggunaan ChatGPT semakin meluas karena teknologi kecerdasan buatan ini mampu membantu berbagai kebutuhan, mulai dari mencari jawaban hingga mendukung penyelesaian tugas profesional.

Kemudahan tersebut membuat ChatGPT menjadi salah satu layanan AI yang banyak digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Pada data Exploding Topics, ChatGPT mencatat persentase penggunaan sebesar 83,27 persen untuk kebutuhan personal.

Sementara itu, dalam lingkungan kerja, angkanya mencapai 70,83 persen, kedua angka tersebut menunjukkan tingginya pemanfaatan ChatGPT dibandingkan sejumlah layanan lain, seperti Google Search, Gemini, dan Copilot.

Lantas, negara mana saja yang menyumbang kunjungan ChatGPT terbesar di dunia? Berikut lima negara teratas berdasarkan data Exploding Topics.

1. Amerika Serikat

Amerika Serikat menduduki posisi pertama dengan kontribusi 18,06 persen dari total kunjungan global ChatGPT. Angka ini menjadikannya negara dengan kontribusi terbesar dalam daftar tersebut.

2. India

India menempati peringkat kedua dengan persentase 8,91 persen. Populasi yang besar serta pertumbuhan penggunaan internet turut menjadikan negara ini pasar penting bagi layanan AI.

3. Brasil

Brasil berada di urutan ketiga dengan kontribusi 4,93 persen. Posisi ini memperlihatkan besarnya aktivitas penggunaan ChatGPT di kawasan Amerika Latin.

4. Jerman

Jerman mencatat kontribusi sebesar 3,99 persen dan berada di peringkat keempat. ChatGPT dapat dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan, penelitian, maupun kegiatan pendidikan.

5. Inggris

Inggris melengkapi daftar lima besar dengan kontribusi 3,29 persen. Negara ini menjadi salah satu pasar ChatGPT yang menonjol di Eropa.

Lalu, bagaimana posisi Indonesia? Laporan DataReportal yang diterbitkan pada Oktober 2025 mencatat bahwa 37,9 persen pengguna internet Indonesia berusia 16 tahun ke atas menggunakan ChatGPT dalam sebulan terakhir. Berdasarkan indikator tersebut, Indonesia berada di peringkat ke-14.

Kenya memimpin daftar dengan persentase 49,5 persen, diikuti Brasil sebesar 49,1 persen dan Israel mencapai 49 persen.