Celeb

Alasan Jule Tak Dijebloskan Tahanan Meski Positif Vape Etomidate

Alasan Jule tak dijebloskan tahanan meski positif vape etomidate

Kasus Julia Prastini atau Jule memiliki penanganan berbeda dibandingkan tiga orang yang sebelumnya diamankan polisi dalam perkara vape yang mengandung etomidate.

Meski hasil tes urine Jule menunjukkan positif narkotika, polisi tidak melakukan penahanan terhadap selebgram tersebut.

Perkara ini bermula dari pengungkapan kasus narkotika di sebuah apartemen kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Pada Senin, 14 September 2026, anggota Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengamankan dua perempuan berinisial RA dan RN.

Dari pemeriksaan terhadap keduanya, polisi mendapatkan informasi mengenai asal vape narkoba yang digunakan.

Barang tersebut disebut diperoleh dari seorang warga negara asing berinisial XC.

Penyelidikan kemudian diperluas hingga petugas menemukan sebuah paket yang dikirim ke wilayah Cilandak, Jakarta Selatan.

Kiriman tersebut diketahui diterima oleh seseorang berinisial JP yang kemudian diketahui merupakan Julia Prastini atau Jule.

Saat paket diperiksa, polisi menemukan cartridge vape di dalamnya, hasil pemeriksaan menunjukkan cartridge tersebut mengandung etomidate.

Petugas kemudian mendatangi kediaman Jule untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Ketika itu, Jule sedang bersama dua orang rekannya dan ketiganya menjalani tes urine.

Hasil pemeriksaan menunjukkan hanya Jule yang dinyatakan positif, dua orang yang berada bersamanya mendapatkan hasil negatif dan disebut tidak mengetahui bahwa Jule menggunakan narkotika.

Kasatresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Michael Kharisma Tandayu mengatakan Jule mengaku baru menggunakan vape etomidate dalam waktu relatif singkat.

Berdasarkan keterangannya, penggunaan tersebut baru dilakukan sekitar dua sampai tiga minggu sebelumnya.

Polisi juga menyebut Jule memberikan alasan pribadi terkait penggunaan narkotika, ia mengaku mengalami stres akibat tekanan yang sedang dihadapi.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam penanganan perkara Jule.

Polisi kemudian memilih mekanisme restorative justice, yang dilanjutkan dengan assessment untuk menentukan kebutuhan rehabilitasi.

Baca juga: Alasan Jule menggunakan vape narkoba, disebut karena stres