Yusuf Kartiko Ungkap Fakta Miras di Peristiwa TPKS Betrand Peto
Yusuf Kartiko ungkap fakta miras di kejadian TPKS Betrand Peto
Masalah yang melibatkan Betrand Peto kembali viral setelah muncul keterangan baru mengenai kondisi di lokasi kejadian.
Salah satu saksi, Yusuf Kartiko, mengungkap bahwa sejumlah orang yang berada di ruang karaoke sempat mengonsumsi minuman beralkohol ketika peristiwa berlangsung.
Pernyataan tersebut kemudian disoroti oleh pihak korban, Thulus Pardosi selaku kuasa hukum mengatakan keterangan Yusuf menimbulkan pertanyaan karena berbeda dengan informasi yang sebelumnya beredar terkait ada atau tidaknya konsumsi alkohol di tempat kejadian.
Menurut Thulus, persoalan utama bukan sekadar mengenai keberadaan minuman keras.
Perbedaan keterangan antar pihak dalam perkara tersebut dinilai perlu diklarifikasi agar fakta sebenarnya dapat diketahui melalui proses penyidikan.
Thulus juga tidak ingin menyimpulkan pihak tertentu telah berbohong, ia menyerahkan penilaian mengenai benar atau tidaknya setiap keterangan kepada penyidik Ditres PPA Polda Metro Jaya berdasarkan bukti yang dikumpulkan selama proses hukum.
Yusuf sebelumnya memberikan keterangannya kepada penyidik pada 23 September 2026.
Dalam keterangannya, ia menyebut orang-orang yang berada di ruangan tersebut memang sempat minum alkohol.
Namun, Yusuf menyatakan kondisi dirinya dan beberapa orang lainnya masih sadar saat kejadian berlangsung.
Ia juga memberikan keterangan mengenai kondisi DYP yang menurut pengakuannya sudah tidak terkendali.
Peristiwa yang menjadi dasar laporan tersebut terjadi pada 12 September 2026.
Lokasinya berada di sebuah ruang privat kelab malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
Korban berinisial ANW dan DYP melaporkan Betrand Peto bersama sejumlah rekannya atas dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan penganiayaan, proses hukum atas laporan tersebut masih berjalan di kepolisian.
Situasi kemudian berkembang setelah Bebby Hatami, yang merupakan rekan Betrand, membuat laporan berbeda terkait dugaan penganiayaan.
Di tengah munculnya laporan dan keterangan dari berbagai pihak, Betrand juga memilih untuk sementara waktu tidak menjalani kegiatan syuting sinetron.