Bigmo Klarifikasi Usai Video Promosi Vape Libatkan Anak Jadi Viral
Bigmo klarifikasi usai video promosi vape libatkan anak jadi viral
Bigmo akhirnya buka suara setelah video promosi vape yang melibatkan anak di bawah umur menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Konten tersebut dapat banyak kritik karena dianggap tidak sesuai dengan nilai perlindungan anak dan memicu kekhawatiran dari berbagai pihak.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang anak ikut muncul dalam materi promosi yang berkaitan dengan produk vape.
Hal tersebut langsung menarik perhatian publik karena vape merupakan produk yang memiliki batasan usia dan tidak seharusnya dikaitkan dengan anak-anak.
Setelah mendapat banyak sorotan, Bigmo menyampaikan klarifikasi terkait konten tersebut.
Ia meminta maaf atas kegaduhan yang muncul dan mengakui bahwa keputusan tersebut menjadi evaluasi penting bagi dirinya dalam membuat konten maupun bekerja sama dengan pihak tertentu.
“Saya meminta maaf sebesar-besarnya atas tindakan dan perkataan yang telah menyebabkan kegaduhan beberapa hari terakhir. Saya mengaku, apa yang saya lakukan adalah kesalahan dan tidak dapat dibenarkan,” katanya, pada Sabtu 1 Agustus 2026.
Bigmo juga menyadari bahwa setiap konten yang dibuat oleh seorang kreator memiliki tanggung jawab besar.
Terlebih lagi, ketika melibatkan anak-anak, diperlukan pertimbangan lebih matang agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan.
Polemik ini membuat banyak warganet kembali membahas pentingnya etika dalam dunia digital.
Kreator tidak hanya dituntut menghadirkan konten yang menarik, tetapi juga harus memahami batasan sosial dan aturan yang berlaku.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa viralitas sebuah konten tidak selalu membawa dampak positif.
Sebuah unggahan yang dibuat untuk menarik perhatian dapat berubah menjadi kontroversi apabila mengabaikan aspek keamanan dan kepatutan.