Gosip

Korban Kekerasan Seksual Jalani Pemeriksaan, Bawa Bukti Visum

Korban kekerasan seksual jalani pemeriksaan, bawa bukti visum

Perkembangan baru terjadi dalam penanganan laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) yang tengah diselidiki Polda Metro Jaya.

Perempuan berinisial ANW (26), selaku pelapor, dijadwalkan hadir di Subdirektorat Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) pada Senin 14 September 2026 untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai saksi korban.

Kuasa hukum ANW, Nathaniel Hutagaol, menjelaskan bahwa agenda pemeriksaan kali ini berfokus pada pelengkapan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Selain memberikan keterangan secara rinci kepada penyidik, kliennya juga membawa hasil visum dan sejumlah dokumen medis yang telah dipersiapkan sebagai bagian dari alat bukti.

Menurut Nathaniel, pihaknya sebelumnya telah menyerahkan berbagai barang bukti, termasuk rekam medis serta dokumentasi kondisi fisik korban setelah peristiwa yang dilaporkan.

Bukti tersebut mencakup foto memar di wajah, lebam pada leher, luka gores, hingga bekas cengkeraman pada lengan dan pergelangan tangan yang nantinya akan diverifikasi oleh penyidik.

Dalam keterangannya, ANW mengaku dugaan kekerasan terjadi di area toilet sebuah tempat hiburan malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Ia menyebut sempat melakukan perlawanan saat insiden berlangsung. Namun, seluruh keterangan korban masih akan diuji melalui proses penyidikan dan belum menjadi kesimpulan hukum.

Nathaniel berharap penyidik menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan mengedepankan kepentingan korban tanpa dipengaruhi status ataupun popularitas pihak yang dilaporkan.

Ia menilai setiap laporan dugaan kekerasan seksual harus diproses berdasarkan alat bukti dan fakta hukum yang objektif.

Di sisi lain, tim kuasa hukum juga meluruskan informasi yang beredar di media sosial mengenai korban lain berinisial D.

Mereka menegaskan bahwa dugaan luka robek pada daun telinga perempuan tersebut disebut tidak berkaitan dengan perkara TPKS yang dilaporkan ANW, melainkan diduga melibatkan orang lain dalam insiden yang sama.

Baca juga: Link video Biksu & wanita Thailand viral, diduga jebakan Phinishing